|
Bonjour! Hello and welcome to my blog I pour my heart and thoughts here Pardon my words Tagboard
Please do not spam my cbox. Please put your blog link so I can visit you back. ![]() ![]() |
Ada Rindu Di Mata Peri - Asma Nadia
[sinopsis]
Bagi Neta, Mama adalah teman curhat dan partner belanja
paling asyik. Sementara Peter, teman sekelas Ken yang sering dijuluki sebagai
Anak Mami, dengan mata mengristal bercerita,
"Punya Mami itu spesial, Ken. Pelukan Mami paling oke, tempat paling
hangat paling..."
Ketika Peter kehilangan kata-kata, Ken merasa rindunya terhadap ibu semakin
membukit.
Seandainya saja ia terlahir sebagai seorang peri. Dua kepak sayap keemasan
menopang tubuh mungil melayari langit tiap matahari terbit. Menuju rindu hingga
langit ketujuh. Rindu. Sangat rindu Tapi bagaimana mengeja rindu kepada yang
sudah tiada?
Mereka bilang ibunya meninggal ketika Ken masih berusia satu tahun. Mereka juga
bilang, ibunya cuma masa lalu. Mungkin karena itu tak satu pun pertanyaan Ken
diangap penting untuk dijawab. Bagaimana ibu meninggal? Di belahan mana bumi
mendekapnya?
Sebab mereka, dengan cara yang sempurna, telah memutus semua jejak, hingga tak
ada lagi yang bisa dikenang. Ken sedih, frustrasi. Setiap malam harus melukis
wajah Ibu dalam kanvas imajinasi, dalam khayal dan mimpi-mimpi.
Seandainya saja terlahir sebagai seorang Peri, mungkin ia bisa memilih dongeng
yang lebih indah. Tapi Ken bukan peri..!
![]() Label: Asma Nadia |